yeni herdiyeni

Vietnam

Vietnam, 11 – 16 Januari 2017

Perjalanan Jakarta – KL – Vietnam

Perjalanan saya kali ini ke Hanoi menggunakan pesawat yang berbeda. Perjalanan menuju KL menggunakan Air Asia dan dari KL menuju Hanoi menggunakan Vietname Airlines. Perjalanan menuju Hanoi ini agak ribet dan melelahkan. Pasalnya setiba di KL saya harus menuju terminal yang berbeda. Air Asia mendarat di KLIA2 sementara Vietnam Airline menuju Hanoi terbang dari KLIA1. Karena terminal yang berbeda maka saya harus keluar teminal dan harus melalui pengecekan imigrasi. Selepas imigrasi saya membeli tiket menuju KLIA1. Setiba di KLIA1 maka saya pun harus masuk lagi melalui pengecekan imigrasi. Well… ini yang namanya tiket murah pake ribet hehehe… anyway, lumayanlah koleksi stempel imigrasi hahaha….

Setelah tiba di terminal KLIA1, saya pun melepas lelah di mushola sambil sholat. Untung saja jeda waktu penerbangan cukup lama, sehingga saya masih bisa melepas lelah dengan tenang :). Pukul 20.00 waktu KL saya terbang menuju Hanoi. Perjalanan dari KL menuju Hanoi ditempuh dalam waktu 3 jam. Saya tiba di Bandara Noi Bai International Airport pukul 23. Saat keluar bandara, sudah ada seseorang yang menjemput saya di luar. Kris, rekan saya di CIAT sudah menyiapkan taksi untuk menuju hotel. Thanks Kris! 🙂

Perjalanan dari bandara menuju hotel Sen 2 tidak terlalu lama, hanya sekitar 30 menit saja. Akhirnya sampai juga di hotel sekitar pukul 23.30. Setelah mandi dan sholat akhirnya saya pun tidur pulas di kamar hotel yang nyaman 🙂

Kantor CIAT ASIA

Kantor CIAT (International Center for Tropical Agriculture) di Hanoi adalah tujuan utama perjalanan saya ke Hanoi. Tujuan saya adalah bertemu dengan Dr. Kris Wyckhuys beserta stafnya untuk mencari peluang kerjasama penelitian. Kris mengatur jadwal saya dengan sangat baik sehingga dalam waktu 2 hari saya bisa mendapatkan banyak sekali informasi mengenai kegiatan penelitian di CIAT. Thank you so much Kris!

Setelah dua hari meeting di CIAT, saya menyempatkan untuk mengunjungi beberapa tujuan wisata di Hanoi. Tempat wisata yang saya kunjungi diantaranya museum etnologi Vietnam, Halong Bay dan Tien Cung Cave.

Musium Etnologi Vietnam

Musium Etnologi Vietnam atau dalam bahasa Vietnam dikenal Bảo tàng Dân tộc học Việt Nam adalah sebuah musium yang berlokasi di Cầu Giấy District, kota Hanoi. Lokasi musium ini tidak jauh dari lokasi hotel saya. Musium etnologi menyajikan koleksi 54 suku adat di Vietnam. Musium ini dibangun pada tahun 1987 – 1995, dan baru dibuka pada tahun 1997.

Halong Bay

Pada hari Minggu, 15 Januari 2016, saya mengunjungi Halong Bay. Halong Bay adalah salah satu tempat wisata yang sudah diakui oleh UNESCO sebagai world heritage UNESCO. Lokasi Halong Bay cukup jauh dari kota Hanoi. Kunjungan saya ke Halong Bay bersama dengan beberapa wisatawan asing. Saya ikut bergabung dalam travel agen tour yang saya pesan melalui TripAdvisor seharga $47 untuk satu hari perjalanan.

Mengingat hotel saya yang tidak terletak di wilayah headquarter, maka saya harus pergi ke meeting point yaitu Opera House untuk dijemput oleh travel agent. Pukul 8.30 saya pun akhirnya dijemput oleh travel. Sebuah bus kecil berpenumpang 8 orang menuju Halong Bay. Perjalanan menuju Halong Bay memakan waktu 3 jam dari kota Hanoi. Didampingi oleh seorang tour guide laki-laki yang sangat fasih berbahasa inggris, perjalanan kami menuju Halong Bay pun sangat nyaman. Kami sempat berhenti satu kali di tengah perjalanan disebuah toko oleh-oleh untuk beristirahat. Setelah 20 menit beristirahat, perjalanan pun dilanjutkan.

Pukul 12.00 tangah hari, kami tiba di Halong Bay. Setelah guide kami membeli karcis, kami pun berjalan menuju sebuah kapal laut. Setibanya di kapal laut kami dijamu makan siang yang super lengkap dan nyaman. Setelah beberapa menit kapal melaju, kami pun disajikan oleh pemandangan laut yang luar biasa indah… indaaaaah sekali!! Pemandangan indah laut ini mampu mengalihkan konsentrasi makan siang kami 😉 Sebel juga sih, makannya jadi ga bener, karena ga fokus hehehe…. tapi pemandangan laut Halong Bay memang terlalu sayang untuk diabaikan. Tak heran jika tempat wisata ini masuk kedalam salah satu wisata heritage UNESCO. Berikut beberapa foto yang saya abadikan dalam wisata Halong Bay.

Tien Cung Cave

Ting Cung Cave adalah tempat wisata ketiga yang saya kunjungi di Vietnam. Tien Cung Cave atau Gua Istana Surga (Heavenly Palace Cave) berlokasi di sebelah barat daya Halong Bay, 4 km dari pulau Dau Go. Tien Cung Cave adalah sebuah gua primitive yang terbesar dan paling populer di Halong Bay. Didalam gua tersebut terdapat stalaktit dan stalamit yang sangat indah dengan sorotan lampu yang menambah suasana dramatis. Tempat wisata ini juga merupakan salah satu World Heritage UNESCO. Menurut legenda, Gua Thien Cung merupakan tempat pernikahan seoarang wanita bernama May dengan pangeran naga yang berlangsung selama tujuh hari – tujuh malam. Pernikahan tersebut dirayakan oleh gajah, ular, peri, dan lain sebagainya yang serupa dengan bentuk batu-batu di dalam gua.Berikut beberapa foto yang saya ambil didalam gua tersebut.

I travel because i’d rather look back at my life, saying i cant believe i did that instead of “If only I had…” – Florine Bos

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s