yeni herdiyeni

Chaunac Kota Kecil nan Sunyi

Chaunac, 14 Oktober 2014

IMG_7216Setelah seminggu saya melakukan penelitian di kampus Universitas Paris Diderot, Prof. Stephane, partner riset saya mengajak saya untuk berlibur ke Chaunac, Naves kampung halamannya, tempat tinggalnya dulu bersama orang tuanya. Chaunac adalah sebuah kota kecil disebelah selatan Perancis, tepatnya di departemen Naves (Correze), Limousin.

Kami tinggal di sebuah rumah tua yang masih sangat terawat. Rumah tersebut sangat bergaya eropa. Saya sangat terkesan sekali karena didalamnya banyak sekali koleksi buku. Sayang saya tidak bisa memahami isi buku karena hampir semuanya berbahasa Perancis :p. Bisa dipastikan Stephane berasal dari keluarga yang sangat berpendidikan. Ternyata dugaan saya itu benar. Stephane bercerita kakeknya dulu adalah seorang entomologist… hmmm …:) Di samping rumah ada sebuah bangunan kecil yang sudah tidak digunakan lagi. Dulu rumah tersebut katanya ruang kerja kakeknya dan juga berfungsi sebagai museum serangga.

04 02 IMG_7215

Suara kicau burung menghiasi pagi yang berembun. Damai sekali mendengar kicau burung dan melihat kabut di pagi hari… udara yang sangat bersih dan segar membuat saya ingin keluar rumah pagi-pagi. Suhu pagi itu mencapai 10 derajat celcius. Saat itu memang sudah masuk musim gugur.

1514594_10152772769049841_7405611357418331656_nRumah tersebut berlokasi tidak jauh dari hutan. Menurut Stéphane, dulu ketika beliau kecil seringkali ke hutan untuk mencari chestnut dan jamur. Keesokan paginya saya pun diajak Stephane untuk menyusuri hutan tersebut. Wah senang sekali rasanya. Kami akan mengumpulkan chestnut dan jamur untuk makan malam …🙂.

Stephane pun mengajak istri dan si baby Anand masuk ke dalam hutan. Sungguh saya sangat kagum dengan keharmonisan keluarga ini. Dan ternyata Stephane pandai sekali menggendong sang bayi Anand!!. Saya senang sekali melihat foto tersebut🙂

IMG_7169 10455823_10152774732004841_5980383732225491808_n   IMG_7126

Di dalam hutan, saya tidak hanya diajak untuk mengumpulkan chestnut dan jamur saja, namun juga dijelaskan bagaimana cara memilih chestnut dan jamur yang baik. Dengan detailnya Stephane menjelaskan bagaimana membedakan jamur yang bisa dimakan dan jamur yang mengandung racun.

Di dalam hutan kami menemukan banyak sekali chestnut. Demikian pula pemandangan didalam hutan sangat indah sekali. Tentunya saya mengabadikan keindahan hutan itu. Selain warna hutan yang khas, saya juga mendengar suara air yang mengalir di sungai kecil yang melintasi pohon-pohon didalam hutan. Sungguh ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Thanks Stéphane… I miss this place so much!!

IMG_7182 IMG_7171 IMG_7163  IMG_7159  IMG_7136 IMG_7151

IMG_7155IMG_7146 IMG_7153

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s