on vacation · yeni herdiyeni

Pulau Togean, Sulawesi Tengah

Bogor – Togean, 28 Juni – 2 Juli 2013

Pukul 03.00 WIB rombongan peneliti IPB menuju ke Bandara Soekarno Hatta untuk perjalanan ke Palu, Sulawesi Tengah. Perjalanan ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian untuk eksplorasi tumbuhan obat. Pesawat kami terbang pukul 05.00 WIB dan tiba di Bandara Mutiara Palu pukul 08.30 WITA. Bagi saya ini adalah perjalanan pertama ke Palu.

Setibanya di Palu, kami dijemput oleh kendaraan sewa dan langsung menuju Universitas Tadulako untuk bertemu dengan rekan rekan dosen dari Faperta. Kami disambut oleh pak Nirwan dan bapak wakil Dekan Faperta. Setelah diskusi mengenai kegiatan penelitian, kami pun segera meluncur ke Pulau Ampana

Perjalanan dari Palu menuju Ampana bukan perjalanan singkat. Untuk menuju Ampana kami harus melalui Poso. Dengan kondisi jalan yang sedang diperbaiki dan diperlebar, perjalanan kami memakan waktu 12 jam!. Kami berangkat dari Palu pukul 12 siang dan tiba di Ampana pukul 12 malam. Perjalanan yang cukup melelahkan, tapi menyenangkan🙂

Setibanya di Ampana, kami menginap di hotel Marina Cottage. Hotelnya tidak terlalu besar, namun lumayan nyaman dan pantainya juga cantik🙂

IMG_0025  IMG_0047

IMG_0008 copyPagi harinya, setelah sarapan kami pun bersiap siap untuk melakukan kegiatan lapang. Kami dibagi menjadi tiga tim, yaitu tim pesisir, tim daratan dan tim pegunungan. Saya bergabung dengan tim pesisir. Pukul 09.00 WITA, saya dan tim pesisir menaiki speed boat yang sudah kami sewa untuk menuju pulau Togean. Dengan menggunakan speed boat, perjalanan menuju Togean membutuhkan waktu 2.5 jam. Selain menggunakan speed boat, dapat juga menggunakan kapal besar penumpang, namun membutuhkan waktu 4 jam untuk sampai ke Pulau Togean.

Walaupun sangat jauh dan tidak lagi ada sinyal, perjalanan menuju Pulau Togean sangat menyenangkan karena dikelilingi pemandangan laut yang sangat indah. Hutan mangrove, karang laut dan ikan lumba-lumba menjadi sajian pemandangan yang sangat menyenangkan. Buat saya pengalaman naik speed boat dan bisa foto sepuasnya tak bisa dilupakan🙂

IMG_0328 IMG_0311 IMG_0308 IMG_0106

togean map
wrm.org.uv

Pulau Togean memiliki beberapa desa. Salah satu desa tujuan kami adalah desa Lembanato. Setibanya di desa Lembanato, kami menuju rumah sekretaris desa. Setelah menyampaikan tujuan kedatangan kami, pak sekdes pun langsung menjamu makan siang. Terasa sekali kebaikan dan keramahan beliau. Suasana pemukiman penduduknya sangat khas sekali. Melihat anak-anak yang sedang bermain di lumpur dan berenang membuat saya tersenyum dan turut merasakan kebahagian mereka….🙂.. Melihat suasana seperti ini, lebih menyadarkan saya bahwa bukan materi yang membuat manusia bahagia tapi rasa syukur atas apa yang dimiliki... Semoga anak-anak ini bisa menjadi orang-orang yang baik dan bermanfaat. Aamiin..

IMG_0602 IMG_1198 IMG_1209 IMG_0613 IMG_1216

Selesai makan dan sholat, kami langsung menuju Taman Nasional Mangrove dengan menggunakan speed boat sewaan. Tujuan kami ke taman nasional mangrove adalah untuk mengeksplorasi keanekaragman hayati yang berpotensi untuk obat dan pangan. Kami tiba di Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT) hutan mangrove. Dari depannya saja sudah terlihat sangat indah. Kami pun memasuki hutan mangrove melewati jembatan kayu yang tersedia di tengah hutan. Namun sayang sekali jembatan ini sudah tidak terawat. Banyak sampah daun di atas jembatan dan banyak kayu yng sudah lapuk, sehingga sangat membahayakan sekali jika melewati jembatan tersebut. Akhirnya kami pun harus melewati bawah jembatan menapaki akar pohon bakau. Bagi saya sangat mengerikan karena akar bakau yang licin dan beberapa sudah rapuh sehingga harus memilih akar yang kuat. Cukup mengerikan tapi menyenangkan.

IMG_0853 IMG_0746 IMG_0673 IMG_0672IMG_0665

Akhirnya kami bisa masuk ke dalam hutan mangrove dan pemandangan didalam hutan mangrove sangat menarik. Dengan dibantu oleh pa sekdes kami mengekplorasi beberapa bagian tumbuhan yang sering digunakan oleh masyarakat baik untuk obat ataupun bahan pangan. Setelah mengunjungi hutan mangrove, kami menuju hotel di desa Kadidiri. Pemandangan pantai hotel ini pun tak kalah indahnya..🙂

IMG_0906 IMG_0930 IMG_0923

Setelah check in dan beristirahat sebentar serta merapikan sample tumbuhan obat, kami kembali lagi menuju desa Lembanato untuk bertemu dengan masyarakat yang paham mengenai tumbuhan obat.

Sore hari kami tiba lagi di desa Lembanato dan setelah magrib, masyarakat mulai berdatangan ke rumah pa sekdes. Satu persatu kami wawancara mengenai tumbuhan obat. Setelah wawancara kami kembali ke hotel Kadidiri untuk berisirahat.

IMG_1070 IMG_1076

Pagi harinya setelah sholat subuh, saya berolah raga sebentar di pinggir pantai sambil menunggu matahari terbit. Karena cuaca agak mendung, matahari terbit tidak terlalu jelas terlihat, tapi lumayan lah masih ada sinarnya sedikit🙂

IMG_1121

Setelah mengambil beberapa foto sunrise, rekan saya ibu Nevy mengajak saya untuk snorkling mencari kerang. Beberapa jenis kerang ada yang bisa dijadikan obat. Karena saya tidak terlalu pandai berenang, saya memutuskan untuk berenang di tepian pantai saja. Setelah lebih kurang 30 menit saya snorkling, kaki saya menginjak kerang kapak :(( dan lukanya cukup parah….😦. Saya pun keluar dari pantai untuk mencari pertolongan ke pemilik hotel. Saya dan mereka sempat panik karena banyak sekali darah yang keluar karena lukanya cukup lebar dan ada dua garis luka :((.. Sayang sekali pihak hotel tidak menyediakan P3K sehingga penanganan luka saya sangat lambat. Akhirnya luka saya dibalut dengan serbet untuk menghentikan pendarahan. Well it works🙂. Setelah beberapa lama akhirnya saya diperban juga.. thanks buat pa sopir speed boat yang sudah mencarikan perban🙂.. Setelah keceakaan itu, akhirnya saya harus tinggal di hotel dan tidak bisa ikut melakukan kegiatan lapang lagi bersama tim :((…

Siang harinya tim memutuskan untuk kembali ke Ampana untuk membawa saya ke dokter. Alhamdulillah sampai sore hari saya tidak demam, karena saya khawatir kerangnya beracun. Dengan luka yang masih sangat sakit, saya berjalan menuju speedboat untuk kembali ke Ampana. Untung saja ada kamera yang bisa melupakan sakit luka saya, akhirnya saya pun masih menyempatkan untuk mengambil foto dari kapal🙂 Saya hanya berusaha mengelola pikiran untuk tidak merasakan sakit🙂. Ini beberapa foto yang saya ambil dengan menahan rasa sakit hhehe… Alhamdullilah cuacanya sangat cerah.. maha besar Allah yang sudah menghibur saya🙂

IMG_1700 IMG_1650 IMG_1646 IMG_1616 IMG_1551 IMG_1315 IMG_1187 

Akhirnya sore hari kami pun sampai di Ampana dan langsung menuju rumah sakit. Saya langsung dibawa ke UGD dan langsung ditangani perawat. Setelah diperiksa dan dibersihkan, walhasil luka saya harus dijahit … hiks😦 dan tak tanggung tanggung jahitannya 16!! Saya hanya bisa berdoa agar kuat menjalani operasi jahitan luka. Karena lukanya sudah cukup lama dan sudah membengkak, suntikan bius 5 kali tidak bisa menghilangkan rasa sakit😦 saya pun harus menahan rasa sakit itu…😦 Syukur Alhamdullilah operasi berjalan lancar..hmmmph… mengerikan sekali melihat hasil jahitannya yang mirip jahitan kain. Setelah dijahit saya kembali ke hotel. Untungnya saya bisa tidur dan tidak demam. Terima kasih ya Allah.

Esok harinya kami bersiap siap kembali ke Palu lagi. Alhamdullilah perjalanan kami lancar dan tiba di Palu tengah malam lagi.

Kami kembali ke Jakarta malam hari dan tiba di Jakarta tengah malam. Alhamdullilah….

Dari perjalanan ini saya banyak belajar. Kelola pikiran dengan baik dan alihkan ke hal yang lebih positif. Ujian itu hanya sebentar dibanding dengan nikmat yang telah diberikan-Nya, maka bersabarlah…🙂

Travel as much as you can. It is a humbling and inspiring experience to learn just how much you don’t know — Joyce Ernst

Semoga bermanfaat …🙂

Bogor, 6 Juli 2013, 2:48 PM

7 thoughts on “Pulau Togean, Sulawesi Tengah

  1. Assalamu alaikum wr. wb

    Mohon Maaf lahir dan batin bu,
    klo ada sesuatu yg kurang berkenan selama expedisi di Togean Islands Mhon maaf ya bu..
    Menurut saya, smua ujian itu pasti ada hikmahnya dari Allah SWT.
    agar kita bisa lebih tegar dan sabar dalam kondisi yang sulit.
    wah keren banget imagenya…😀

  2. Iya, makasih bu atas supportnya,.. Mohon izin copas picturex ya bu.. sy disuruh ibu Nevi buat report perjalanan di Togean Island.🙂

  3. Setuju untuk ungkapan ‘ujian itu hanya sebentar dibanding dengan nikmat yang telah diberikan-Nya’ nya mbak. Salam dari Sulteng – tempat yg pernah dikunjungi mbak yeni …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s