on vacation

Jurnal Saga #3 : Edisi Fukuoka

Saga, 11 september 2011

Minggu pagi saya bersiap-siap untuk pergi ke Fukuoka. Tujuan utamanya mengunjungi Heru dan keluarganya sekaligus mau pinjam modem mobile dan barter daging ayam mentah :p. Dengan mengendarai sepeda saya menuju Stasiun Kereta Saga. Sesampainya di stasiun kereta Saga, saya menitipkan sepeda dan bergegas menuju Terminal 4. Di stasiun ini hampir semuanya menggunakan bahasa Jepang.. berbahagialah anda yang bisa membacanya..πŸ™‚.

Sepanjang jalan menuju Fukuoka saya menikmati pemandangan sawah, pegunungan dan rumah2 penduduk.

Lebih kurang 45 menit saya sampai di Hakata Stasion. Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya Heru pun datang dengan kendaraannya menjemput saya.

Kemudian kita meluncur menuju salah satu mesjid yang ada di Fukuoka. Setelah berfoto ria sebentar di Mesjid, kami pun melanjutkan perjalanan menuju apartemen tempat tinggal Heru.

Sesampainya di apartemen Heru, saya bertemu dengan Retno dan ketiga anaknya. Kami disuguhi siomay dan makan siang oleh Retno.. Thanks a lot Retno! ….:).Β  Setelah mencicipi masakan Retno kami pun meluncur ke sebuah pantai di Fukuoka.. duh namanya pantai apa yah.. lupa saya. Pemandangannya bagus, bersih dan tidak terlalu ramai. Yang menarik adalah awannya yang bagus untuk di foto.

Setelah dari pantai, kami pun menuju Fukuoka Tower. Cuaca saat itu sangat cerah, ditambah lagi awan yang terlihat sumringah sekali (*lebay mode on*) hehe. Ini salah satu jepretan dari dalam mobil.

Setelah menempuh jalan selama 15 menit, sampailah di Fukuoka Tower. Menara ini terletak di Momochihama, sebuah kota di Fukuoka. Menara ini merupakan menara tertinggi di Fukuoka yang dibangun pada tahun 1989. Tinggi menara ini yaitu 234 meter dan berbentu segitiga. Tarif untuk masuk ke dalam gedung ini yaitu 800 yen atau setara 80 rb Rupiah.

Setelah membeli tiket, kamipun masuk melalui lift dan sampailah di puncak tertinggi menara Fukuoka. Dari atas menara ini kita bisa melihat gedung2 disekitar Fukuoka Tower. Tepatnya ada tiga sisi pemandangan yang bisa kita lihat.

Berikut jepretan ketiga sisi tersebut:

Setelah menikmati pemandangan di Fukuoka Tower, kami melanjutkan ke tempat makan sushi. Walaupun saya tidak terlalu menyukai sushi di Indonesia, saya ingin mencoba bagaimana rasanya sushi di Jepang. Setelah menunggu antrian akhirnya kami pun bisa masuk dan menikmati sushi. Sayangnya saya hanya bisa menikmati 4 piring kecil sushi saja, karena rasanya belum kompromi dengan lidah saya… :p.. hehe.. Ternyata lidah saya asli lidah Indonesia hehe…

Sekian jurnal singkat dari Fukuoka..πŸ™‚

One thought on “Jurnal Saga #3 : Edisi Fukuoka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s