yeni herdiyeni

Rapat Paripurna Ala Pertandingan Bola

Menyaksikan tayangan TV sore hari ini mengenai tayangan Rapat paripurna DPR tentang bank Century membuat saya sedih… Tidak beda rasanya seperti menonton pertandingan bola, dimana penonton masuk kedalam lapangan dan menghajar wasit yang memimpin permainan bola. hmmmmmm…. apa yah yang salah dari kejadian itu…. ???

Saya mencoba merenungi salah satu tulisan yang pernah saya kutip di blog saya yaitu the beauty of mathematics and the love of god

Dalam tulisan yang saya baca itu, dinyatakan bahwa attitude merupakan bagian paling penting untuk mencapai tujuan atau kesuksesan selain kerja keras dan pengetahuan. Saya tidak menyangsikan lagi bagaimana kerja kerasnya para wakil rakyat itu (pansus) bekerja untuk mengumpulkan fakta (walau pada kenyataan banyak lebih galak dari hakim…..;). Saya juga tidak menyangsikan pemahaman mereka ttg undang2 atau aturan mengenai rapat paripurna sampai2 ada anggota yang berteriak2 tentang pasal… hmfmfmfmfhhhh

Tapi mengapa yang terjadi pada sidang tersebut mirip seperti penonton bola yang ngamuk masuk lapangan…???? Kejadian ini meyakinkan saya bahwa memang benar, sikap adalah lebih utama. Bos… Bonek ajah bisa nonton tertib di Bandung walaupun main kalah… Knapa…? karena pemda menyikapinya dengan baik…

Saya juga kembali membuka tulisan iseng saya tentang Fotografi Kehidupan. Melihat kejadian DPR, saya juga jadi berpikir, mungkin harus ada syarat untuk menjadi anggota DPR harus bisa fotografi … (lho….😉

Mari kita ambil hikmah dari setiap kejadian…🙂

Regards.

Yeni

2 thoughts on “Rapat Paripurna Ala Pertandingan Bola

  1. Pemimpin adalah cerminan rakyatnya. Pemimpin yang lahir dan dipilih oleh rakyat yang rusak akan menghasilkan pemimpin yang rusak. Sebagai contoh kalau sekumpulan orang yang masih menyukai minuman keras dan rokok pasti akan memilih orang2 yang seleranya sama. Saya yakin masih ada pemimpin yang baik, cuma masalahnya mereka tidak punya kesempatan tampil menjadi pemimpin. Yang bisa tampil adalah orang2 yang terkenal (melalui media massa dan kekuatan uang), punya banyak uang dan licik.
    Dari realitas di atas itulah perlunya upaya amar ma’ruf nahi mungkar di semua level dan semua profesi. Setiap kita punya tanggung jawab untuk melakukannya.

    Untuk kasus sidang kemarin, saya melihatnya Ketua DPR punya beban yang “berat” dari PD. Makanya begitu PD sudah memberikan data yang konon disebut “novum” buru2 sidang ditutup.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s