yeni herdiyeni

Menyikapi dengan sikap terbaik

Sabtu kemarin menjadi sabtu yang heboh di lingkungan tempat tinggal saya. Setelah tersiar berita bahwa pelaku bom di JW mariot adalah salah seorang warga ditempat tinggal kami. Sontak saja hari itu para wartawan dan pihak kepolisian mendatangi tempat kami. Sangat disayangkan memang hal itu bisa terjadi di lingkungan kami. Melihat kejadian tersebut, banyak hal menarik yang saya amati dari respon warga dan para wartawan. Setelah kejadian tersebut, kemudian muncul prasangka-prasangka kepada pihak tertentu. Bahkan ada pula yang menyikapinya secara keras dengan melarang kelompok tertentu untuk tinggal di lingkungan kami… hmmmmm……. haruskah sampai bersikap seperti itu..???

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”
(Qs.al Hujurat : 6)

Ayat diatas merupakan salah satu dasar yang ditetapkan agama dalam kehidupan sosial sekaligus ia merupakan tuntunan logis bagi penerimaan dan pengalaman suatu berita. Kehidupan manusia dan interaksinya haruslah didasarkan hal-hal yang diketahui dan jelas. Manusia sendiri tidak dapat menjangkau seluruh informasi, karena itu ia membutuhkan pihak lain. Pihak lain itu ada yang jujur dan memiliki integritas sehingga menyampaikan hal yang benar, ada pula yang sebaliknya. Karena itu pula berita harus disaring, khawatir jangan sampai seseorang melangkah tidak jelas atau dalam bahasa ayat diatas bijahalah. Dengan kata lain ayat ini menuntut kita untuk menjadikan langkah kita berdasarkan pengetahuan sebagai lawan dari jahalah yang berarti kebodohan, disamping melakukan berdasarkan pertimbangan logis dan nilai-nilai yang ditetapkan Allah SWT, sebagai lawan dari makna kedua dari jahalah.

Senada dengan ayat diatas Allah Subhanahuwataala berfirman :

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak dari dugaan, sesungguhnya sebagian dugaan adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain serta jangan sebagian orang kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging sudaranya yang sudah mati? Maka kamu telah jijik kepadanya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (al-Hujurat 12).

Ayat diatas menegaskan bahwa sebagian dugaan adalah dosa yakni dugaan yang tidak mendasar. Biasanya dugaan yang tidak berdasar dan mengakibatkan dosa adalah dugaan buruk terhadap pihak lain. Ini berarti ayat diatas melarang melakukan dugaan buruk yang tanpa dasar, karena dapat menjerumuskan seseorang kedalam dosa. Dengan meghindari dugaan dan prasangka buruk, kita akan hidup tenang dan tentran serta produktif, karena tidak akan ragu terhadap pihak lain dan juga tidak akan menyalurkan energinya untuk hal-hal yang sia-sia.

Tuntunan ini membentengi setiap kita dari tuntutan terhadap hal-hal baru yang bersifat prasangka. Dengan demikian ayat ini mengukuhkan prinsip bahwa tersangka belum dinyatakan bersalah sebelum terbukti kebenaran dugaan yang dihadapkan kepadanya. Memang bisikan-bisikan yang terlintas didalam benak tentang sesuatu dapat ditoleransi, asal bisikan tersebut tidak ditingkatkan menjadi dugaan dan prasangka buruk..

Wa’alahu Alam………

Sumber :

Shihab, M. Quraish., Tafsir Al-Mishbah, Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Volume 13. 2003.

2 thoughts on “Menyikapi dengan sikap terbaik

  1. Assalamu’alaikum wr ..wb..
    (sedikit comment yaa)

    Kalo pendapat saya, setiap kelompok yang ada/baru dilingkungan kita memang sebaiknya kita amati kegiatannya.
    Baik itu kegiatan dalam bentuk usaha, organisasi, majelis ataupun karang taruna sebaiknya melaporkan kepada ketua RT/RW setempat supaya tidak ada dugaan yg buruk akan kegiatan tersebut.
    ini adalah bentuk kontrol masyarakat untuk mencegah hal2 yg sekiranya akan merugikan lingkungan kita maupun mengganggu ketentraman umum.
    Jadi jika suatu kelompok tertentu dan anggotanya telah dikenal oleh warga setempat dan telah melaporkan diri ke pihak RT/RW tentang kegiatannya..maka saya kira pasti tidak akan muncul dugaan yg buruk akan kelompok tertentu.

    wassalam,

    idries

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s